Notification

×

Iklan

Iklan

Pemotongan BLT-DD Di Desa Oi Tui Dilaporkan ke Polres Bima Kota Unit Tipikor

Sabtu, 05 September 2020 | 16.16.00 WIB
Foto: Forum pemuda pemerihati pembangunan dan kebijakan desa Oi Tui saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Camat Wera.
Indikatorntb.com - Dugaan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di desa Oi Tui, Kec. Wera, Kab. Bima akhirnya dilaporkan ke Polres Bima Kota Unit Tipikor, Sabtu (05/09/20).

Laporan tersebut, disampaikan oleh Forum Pemuda Pemerhati Pembangunan dan Kebijakan Desa Oi Tui pada tanggal 24 Agustus 2020 di kantor Polres Bima Kota Unit Tipikor. Para pemuda melaporkan Abidin. Ar selaku Bendahara dan M. Tohir selaku Kepala Dusun 1 atas dugaan pemotongan BLT-DD terhadap 5 masyarakat setempat.

"Bendahara desa Oi Tui diduga bekerjasama dengan kepala dusu 1," Ungkap Ade Ryan Hidayat koordinator Forum Pemuda Pemerhati Pembangunan dan Kebijakan Desa Oi Tui kepada media ini, Sabtu (05/09).

"Kasus pemotongan BLT-DD sudah dilaporkan ke Tipikor Polres Bima Kota," lanjutnya.

Bahkan Forum Pemuda Pemerhati Pembangunan dan Kebijakan Desa Oi Tui sudah melakukan aksi demosnstrasi sebanyak dua kali di dua titik sekaligus yaitu, di kantor Camat Wera dan kantor Pemerintah Desa Oi Tui, pada tanggal 19 dan tanggal 25 Agustus 2020.

"Kami sudah melakukan observasi bahkan membuatkan surat pernyataan dari para korban ditas materi, bahwa betul uang mereka dipotong," Kata Ade Ryan Hidayat.

Ade dan kawan-kawan meminta kepada kepala desa Oi Tui untuk mengambil langkah tegas terhadap oknum perangkat desa yang nakal berupa pemecatan.

"Kades harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, yaitu memecatnya," Bebernya.

Ade dan kawan-kawan juga meminta agar BPD Desa Oi Tui betul-betul melaksanakan tupoksinya dalam mengawasi kinerja Kepala Desa terhadap bawahannya.

"Kami berharap kepada BPD mengawasi hal-hal seperti ini," Tutupnya.

Menanggapi tuntutan para pemuda tersebut, Kepala Desa Oi Tui Sudirman Yusuf membenarkan adanya pemotongan BLT-DD dirinya sudah memberikan peringatan 1 kepada bawahannya bahkan memberi uang ganti rugi.

"Pernyataan pak kades kemarin, katanya sudah memberikan peringatan 1 kepada kepala dusun, bahkan memberikan uang ganti rugi," Kata Ade mengutip pernyatan kepala desa Oi Tui.

Jika tuntutannya tidak dipenuhi, Ade dan kawan-kawan mengancam akan melakukan aksi jilid 3 di deoan kantor desa Oi Tui dan Kantor Camat.

Tim/Indikator
×
Berita Terbaru Update