Notification

×

Iklan

Iklan

Pengelolaan Pasar Sape Tidak Jelas, PPR Demo DPRD Kab. Bima

Senin, 15 Juni 2020 | Juni 15, 2020 WIB Last Updated 2020-06-15T03:34:39Z
Foto: Massa aksi membakar ban bekas di depan kantor DPRD Kab. Bima

Indikatorntb.com - Pemuda Peduli Rakyat (PPR) Sape menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Bima. Mereka mendesak DPRD Kab. Bima memanggil Bupati Bima dan UPT Disperindag Kec. Sape untuk menyelesaikan permasalahan pasar Sape, Senin (15/06/20).

Bupati Bima bersama UPT Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kec. Sape diminta untuk segera menyelesaikan Beberapa permasalahan yang ada di Kecamatan Sape, salah satunya masalah pengelolaan Pasar Sape.

"Kami mendesak DPRD Kab. Bima untuk segera memanggil Bupati Bima dan Disperindag Kab. Bima untuk menyelesaikan persoalan yang ada di pasar Sape," Tutur Murtada, selaku koordinator lapangan.

Menurut massa aksi, Ketidakjelasan pengambilan restribusi pasar, fasilitas, kebersihan lingkungan dan penertiban pembagian kios merupakan pokok permasalahan yang harus segera diselesaikan oleh Disperindag Kab. Bima.

"Masalahnya, tata kelolah losnya, kebersihan dan retribusi pasar," Ungkap Murtada.

Dalam aksi demosntrasi itu, massa aksi sempat membakar ban di depan kantor DPRD Kab. Bima, namun berhasil dipadamkan oleh pihak kepolisian tanpa perlawanan dari massa aksi.

Namun, dalam pernyataan sikapnya, massa aksi mengancam akan menyegel kantor UPT. Disperindag Kec. Sape dan memblokir jalan umum apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Berikut poin-poin tuntutan massa aksi dari Pemuda Peduli Rakyat (PPR) Sape:
1. Mendesak UPT. Disperindag Kec. Sape agar segera menertibkan pembagian los/kios pasar Sape.
2. Meminta kepada UPT. Disperindag Kec. Sape agar memperjelas pengambilan restribusi pasar.
3. Meminta kepada UPT. Disperindag untuk segera memperbaikain fasilitas dan kebersihan lingkungan pasar.
4. Mendesak UPT. Diseperindag Kec. Sape agar segera menyelesaikan segala problem pasar Sape.
5. Mendesak DPRD Kab. Bima untuk memanggil UPT. Disperindag Kec. Sape, Disperindag Kab. Bima dan Buati Bima untuk membicarakan persoalan pasar di Kab. Bima lebih khusus persoalan pasar Sape Kec. Sape.
6. Mendesak Camat Sape agar segera melaporkan segala persoalan pasar Kec. Sape kepada Bupati Bima.
7. Apabila tuntutan kami di atas tidak diindahkan, maka kami akan melakukan penyegelan kantor UPT. Disperindag Kec. Sape dan memboikot jalan lintas Sape.

Davi/Indikatorntb

×
Berita Terbaru Update