Notification

×

Iklan

Iklan

Adit, Sopo Jarwo dan Keluarga Somat Dalam Perbandingan

Jumat, 10 Januari 2020 | 19.46.00 WIB
Foto: Penulis
Film kartun merupakan film yang digarap dengan menggunakan pengolahan gambar bergerak. Segmentasi film kartun lazimnya adalah anak-anak usia dini. Film kartun merupan hal yang tidak bisa dijauhkan dengan dunia kanak-kanak.

Film kartun menyuguhkan hal-hal lucu yang menarik bagi anak-anak. Di dalam film kartun terdapat muatan-muatan yang dapat memicu anak untuk meniru apa yang dilakukan tokoh dalam kartun. Tentunya muatan-muatan yang terdapat dalam setiap film kartun akan berbeda. Menjadi penting sebagai orang tua dapat memilih dan memilah tontonan yang sesuai dengan tujuan totonan yakni sebagai tuntunan.

Dua film kartun yang cukup eksis di Indonesia dan diproduksi oleh anak Negeri adalah Adit & Sopo Jarwo dan Keluarga Somat. Kedua film kartun ini memiliki kesamaan yakni bercerita tentang kehidupan keluarga yang lebih menonjolkan kehidupan keseharian anak-anak.

Hal terpenting yang harus diperhatikan orang tua adalah nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam film kartun yang ditonton anak. Sebab sebuah film yang ditonton secara terus menerus dapat menciptakan pola piker dan berpengaruh pada psikologi anak. Menurut Adler nilai pendidikan merupakan nilai-nilai yang mendewasakan dan yang yang mengarah pada hal posistif.

Nilai pendidikan dapat kelompokan lebih spesifik lagi yakni, nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan social, nilai pendidikan budaya. Nilai pendidikan yang disuguhkan film Adit & Sopo Jarwo dan Keluarga Somat tentunya memiliki perbedaan.

Nilai pendidikan religius, dalam menyuguhkan nilai pendidikan religius, Adit & Sopo Jarwo sangat baik karena memasukan kegiatan mengaji, solawat, bersedekah dan lainnya. Namun didalamnya juga terdapat kekurangan karna melibatkan unsur yang tidak mencerminkan sikap religius.

Hal itu dapat dilihat dari sikap Jarwo yang sangat suka menggoda Lime anak juragannya. Hal itu juga tentu tidak baik jika kemudian ditiru oleh anak-anak yang menontonnya. Berbeda dengan Adit & Sopo Jarwo, Keluarga Somat lebih cenderung mengedepankan sikap-sikap lucu anak-anak dalam menerapkan nilai-nilai religius.

Hal itu dapat dilihat saat menunjukan kesungguhan Dudung salah satu tokoh utama dalam film kartun Keluarga Somat melakukan puasa meski dengan banyak godaan yang dialami.

Di dalam kartun Keluarga Somat tidak ditemukan unsur yang tidak mencerminkan nilai-nilai religius.
Nilai pendidikan sosial, dua serial kartun ini dalam menyuguhkan nilai-nilai sosial dapat dikatak sama-sama baik. Sebab dalam penyuguhannya, keduanya sama-sama menonjolkan dan kuat dalam menyelipkan nilai sosial dalam bermasyarakat.

Dalam kartun Adit & Sopo Jarwo nilai sosial salah satunya terlihat pada adegan Adit dan kawan-kawan melakukan kegiatan gotong royong dan membantu tetangga yang memerlukan bantuan. Hal serupa juga terlihat pada serial kartun Keluarga Somat, menolong orang tua dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan dikemas dengan kelucuan sikap khas anak-anak.

Nilai pendidikan budaya yang terdapat dalam film kartun Adit & Sopo Jarwo cukup banyak disuguhkan. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya kegiatan yang terkaitan budaya yang ada di dalam kartun tersebut. Mulai dari permainan tradisional, gotong royong, dan banyak yang lainya. Hal tersebut juga terlihat pada film yang disuguhkan pada serial kartun Keluarga Somat, Dudung dan teman-tamannya juga sering memainkan permainan tradisional dan kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan lainnya.

Bahkan dalam film kartun Keluarga Somat disuguhkan seting kehidupan masyarakan Jawa yang erat dengan nilai-nilai kebudayaan dalam setiap tindakan kesehariannya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kartun Keluarga Somat lebih memiliki karakter dalam hal nilai-nilai budaya.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dua serial kartun yang disukai anak-anak Indonesia yakni Adit & Sopo Jarwo dan Keluarga Somat mengandung nilai-nilai pendidikan yang cenderung sama-sama baik. Namun dalam hal ini serial kartun Keluarga Somat lebih unggul dalam penyuguhan nilai pendidikan religi dan budaya, sehingga dapat disimpulkan dalam menyuguhkan nilai pendidikan, serial kartun Keluarga Somat lebih baik.

Penulis: Febri Irawan
×
Berita Terbaru Update