Notification

×

Iklan

Iklan

Kantor Desa Dumu di Paku, Masyarakat Minta Pemilihan BPD di Ulang

Minggu, 22 September 2019 | September 22, 2019 WIB Last Updated 2019-09-22T13:45:25Z
Foto: Masyarakat Dusun Rore saat memaku pintu kantor Desa Dumu menggunakan kayu, Rabu 18 September 2019 lalu.
Indikatorntb.com - Pemilihan calon anggota BPD yang berujung dengan penyegelan kantor Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima oleh masyarakat pada hari Rabu 18 September 2019 kemarin, masih menjadi polemik. Masyarakat meminta agar panitia mengadakan pemilihan ulang secara langsung.

"Panitia pelaksana menyelenggarakan pemilihan haya diwakilkan beberapa orang dari masing-masing dusun. Hal tersebut, memicu ketidakpuasan masyarakat Dusun Rore," Kata Niger salah satu pemuda dusun Rore kepada media ini.

Masyarakat Dusun Rore menilai, bahwa Panitia pengisian calon Anggota BPD Desa Dumu dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya tidak berpedoman pada ketentuan hukum yang berlalu. Pasalnya, dalam proses pemilihan calon anggota BPD, panitia membuat ketentuan baru tentang jumlah pemilih yang boleh memilih, yaitu 20 orang setiap RT.

"Seharusnya pemilihan BPD dilakukan secara langsung oleh seluruh masyarakat Dusun Rore, bukan perwakilan 20 orang per RT sesuai keinginan panitia pelaksana atau pemerintah Desa Dumu,"

Ketentuan tersebut hanya disepakati oleh masyakat di dua dusun saja, yaitu dusun Oi U'a dan dusun Dumu, sementara masyarakat dusun Rore tidak setuju dengan sistem pemilihan tersebut. Masyarakat dudun Rore meminta agar panitia memberikan hak yang sama kepada semua masyarakat yang memiliki hak pilih untuk ikut memilih calon anggota BPD di wilayah mereka masing-masing.

Masyarakat dusun Rore sudah berupaya untuk menemui pemerintah desa Dumu dan panitia, namun tidak pernah bertemu, seolah panitia terus menbghindar begirupun dengan Kepala Desa Dumu.

"Ketika masyarakat Rore ingin menemui panitia untuk membahas masalah pemilihan BPD, malah panitia menghindar dan kepala desa tidak memberikan keputusan, oleh karena itu masyarakat Dusun Rore sepakat melakukan penyegelan kantor Desa", Tegas Niger.

Untuk diketahui, bahwa dusun Dumu dan di Dusun Oi U'a sudah melakukan pemilihan calon anggita BPD diwakilkan 20 orang pemilih setiap RT. Sementara itu, masyarakat Dusun Rore hingga saat ini belum melakukan pemilihan karena tidak sepakat dengan sistem pemilhan hanya diwakilkan oleh 20 orang per RT.

Hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah desa Dumu dan panitia pengisian calon anggota BPD masih dalam upaya konfirmasi.

Nasrullah/Indikatorntb
×
Berita Terbaru Update