Notification

×

Iklan

Iklan

Sembunyi di Dalam Sofa, Warga Asal Desa Wora di Amuk Massa

Selasa, 16 Juli 2019 | Juli 16, 2019 WIB Last Updated 2019-07-16T13:32:03Z
Screenshot Video saat massa aksi melempari warga asal desa Wora di Puskesmas Wera saat akan diamankan oleh pihak Kepolisian (Sumber Akun Facebook @Muhammad Kadafi).
Indikatorntb.com - Saat bersembunyi di dalam sofa di kolong salah satu rumah panggung milik warga dusun Nggarondi, Desa Tawali, Kecamatan Wera. Salah satu warga Desa Wora yang diduga terlibat dalam perkelahian antara siswa SMKN 1 Wera dan siswa SMAN 1 Wera di amuk massa, Selasa (16/07/19).

Usai perkelahian antara pelajar SMAN 1 Wera dengan SMKN 1 Wera. Salah satu warga asal Desa Wora yang diduga terlibat dalam perkelahian siswa di amuk massa saat bersembunyi di kolong rumah di dalam sofa. Korban amukan massa yang tidak diketahui namanya tersebut, membuat lubang kemudian masuk ke dalam Sofa.

Warga setempat yang masih geram dengan tindakan warga Wora yang membacok pelajar asal Desa Oi Tui langsung menghakimi korban. Padahal, belum diketahui secara pasti apakah korban merupakan pelaku atau terlibat dalam peristiwa pembacokan atau bukan.

Menurut keterangan saksi yang tidak mau disebutkan namanya. Korban amukan massa merupakan salah satu warga asal Desa Wora yang diduga salah satu teman pelaku pembacokan. Dugaan tersebut muncul setelah korban bersembunyi di dalam sofa di kolong rumah warga di dalam sofa.

"Dia bersembunyi di dalam Sofa, warga yang geram langsung memukul dia," Ungkapnya.

Persembunyian korban tersebut diketahui oleh pemilik rumah. Saat itu pemilik rumah pulang untuk makan siang. Setelah makan, pemilik rumah masuk ke dalam kolong rumahnya, tempat biasa mereka nongkrong. Kolong rumah tersebut dijadikan tempat kumpul dan santai. Saat masuk ke dalam kolong rumahnya, pemilik rumah melihat kondisi sofa yang dirusak dan melihat sofa tersebut bergerak. Setelah di cek ternyata ada orang di dalamnya.

"Dilihat sama pemilik rumah, ada teriakan warga pun berkumpul dan menghakimi korban," Beber saksi.

Sebagian warga kemudian mengamankan korban ke Puskesmas Desa Tawali. Pihak kepolisian pun datang untuk mengamankan korban. Pihak kepolisian berupaya untuk membawa korban keluar dari Puskesma untuk diamankan ke kantor Kepolisian. Namun, warga yang geram langsung melempari korban dengan batu. Polisi pun melakukan upaya tembakan peringatan puluham kali, hingga akhirnya korban berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

"Massa bukan melempar polisi, tapi melempar orang Wora yang diduga terlibat dalam perkelahian warga," Tutur saksi kepada media ini.

Belum diketahui secara pasti identitas korban yang di amuk massa tersebut, namun diketahui korban merupakan warga biasa (bukan pelajar) asal Desa Wora yang diduga terlibat dalam perkelahian antar siswa SMKN 1 Wera dan SMAN 1 Wera.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih dalam upaya konfirmasi.

Bimbo/Indikatorntb

×
Berita Terbaru Update