Notification

×

Iklan

Iklan

Presean, Budaya Sekaligus Objek Wisata Para Pelancong

Senin, 15 Juli 2019 | Juli 15, 2019 WIB Last Updated 2019-07-14T23:39:31Z
Foto: Penulis (Memakai Kaos)
Apabila bicara tentang tradisi Nusantara tentu tidak akan ada habisnya. Seperti halnya di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pulau ini mempunyai cara unik tersendiri dalam melaksanakan budaya-budaya yang ada di daearahnya. Seperti Presean misalnya, Tradisi ini biasa diadakan setiap tahun oleh masyarakat setempat. Pada waktu Maulid Nabi, Isra Mi'raj dan lain lain.

Tradisi Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Peresean termasuk dalam seni tari daerah Lombok. Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut pakembar.

Tradisi Presean yang di gelar oleh masyarakat Lombok ini. Konsep utama yang membuatnya menadik, Para Petarung (pepadu) yang berasal dari berbagai daerah di Lombok sudah di persiapkan di hadirkan ke tempat bertarung oleh panitia.

Sesampainya di tempat tujuan,Para petarung yang biasa disebut pepadu menggunakan celana yang dibalut dengan penutup kain khas Lombok dan kain ikat kepala. Pada bagian atasnya. Selain itu, para penonton harus memiliki keberanian juga ketika menonton presean ini. Karena sedang menyaksikan dua petarung profesional yang sedang bertanding dengan sengitnya.

Selama proses pertarungan, pepadu diiringi oleh musik pengiring sebagai penyemangat bertarung. Alat musik yang digunakan berupa gendingan yang terdiri dari gong, sepasang kendang, rincik, simbal, suling, dan kanjar.

Di sisi lain juga, Presean ini juga menjadi salah satu tujuan wisata para pelancong, Tidak sedikit di temukan para pelancong yang sedang treveling di pulau Lombok ikut menyalsikan presean ini.

Tradisi presean juga tergolong unik karna sekitar lokasi di hias dengan ornamen ornamen seperti Umbul umbul bendera dan lain lainnya. Yang di ikuti dengan lantunan musik khas Daerah Lombok.

Keunikan tersebutpun menjadi salah satu daya tarik para pelancong yang sedang menjelajah daerah Lombok.

Pertarungan Presean akan di hentikan apabila terdapat salah satu dari pepadu ada yang terluka. Jila salah satu dari pepadu belum ada yang terluka maka di anggap masih sama kuat. Dan di lanjutkan hingga ronde ke lima.

Tentunya Tradisi Presean sangat menarik untuk dikunjungi. Jadi, kapan Sahabat akan berkunjung ke pulau Lombok?

Penulis : Haziz Hidayat, Mahasiswa Malang, Asal Lombok Utara, NTB.
×
Berita Terbaru Update