Notification

×

Iklan

Iklan

Nilai Ekspor dan Impor Provinsi NTB Menurun Drastis, Ini Penyebabnya

Jumat, 28 Juni 2019 | Juni 28, 2019 WIB Last Updated 2019-06-28T08:18:22Z
Foto: Screenshot tabel ekspor Provinsi NTB (BPS NTB)
Indikatorntb.com - Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami penurunan yang cukup drastis pada bulan April 2019 lalu, yaitu sebesar 83,50 persen. Hal itu disebabkan tidak adanya ekspor tambang, Jum'at (28/06/19).

Berdasarkan data yang di rilis oleh Badan Pusat Statistik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nilai ekspor pada bulan April sangat anjlok dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Maret 2019, yaitu Nilai ekspor bulan April 2019 hanya sebesar US$ 2.676.537, sedangkan bulan Maret 2019 mencapai US$ 16.219.947.

Adapun jenis barang yang di ekspor Provinsi NTB yaitu, yang terbesar pada bulan April 2019 adalah Ikan dan Udang senilai US$ 1.409.687 (52,67 persen), Daging dan Ikan Olahan US$ 561.948 (20,99 persen), Perhiasan/ Permata sebesar US$ 356.458 (13,32 persen), serta Garam, Belerang, dan Kapur sebesar US$ 263.234 (9,83 persen).

Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Mesin-mesin/ Pesawat Mekanik (62,05 persen), Karet dan Barang dari Karet (17,00 persen) serta Kendaraan dan Bagiannya (7,68 persen).

Pada bulan April 2019 tidak ada ekspor Barang Tambang/Galian Non Migas. Komoditi yang diekspor antara lain ; Ikan dan Udang senilai US$ 1.409.687 (52,67 persen), Daging dan Ikan Olahan US$ 561.948 (20,99 persen), Perhiasan/ Permata US$ 356.458 (13,32 persen), serta Garam, Belerang, Kapur US$ 263.234 (9,83 persen).

Nilai Ekspor pada bulan April 2019 yang terbesar ditujukan kepada Amerika Serikat (USA) yaitu sebesar 72,82 persen, disusul ke Hongkong sebesar 7,71 persen dan China 6,27 persen.

Foto: Tabel Impor Provinsi NTB (BPS NTB).

Sementara itu, Nilai impor pada bulan April 2019 senilai US$ 16.290.436. Ini berarti impor mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan dengan impor bulan Maret 2019 sebesar US$ 28.568.795. Sebagian besar Impor berasal dari negara Amerika Serikat (USA)(35,04 persen), Perancis (19,11 persen), Jepang (16,27 persen), dan Singapura (11,63 persen).

Adapun Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Mesin-mesin/ Pesawat Mekanik (62,05 persen), Karet dan Barang dari Karet (17,00 persen) serta Kendaraan dan Bagiannya (7,68 persen).

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut, menunjukan bahwa baik impor dan ekspor sama-sama mengalami penurunan di bulan April 2019 dibandingan dengan bulan Marwt 2019.

Reporter: Bimbo Jr
Editor: Furkan
×
Berita Terbaru Update