Notification

×

Iklan

Iklan

Resmi Cabut Pembatasan Medsos, Kemkominfo Disemprot Netizen

Minggu, 26 Mei 2019 | Mei 26, 2019 WIB Last Updated 2019-05-26T08:48:29Z
Foto: Rudiantara Menteri Kominfo (Sumber: Tribunnews).
Indikatorbima.com - Kementerian Komunikasi dan Infomatika RI (Kemkoninfo) secara resmi mencabut pembatasan medsos. Namun, hal itu disambut dengan komentar menohok dari para netizen, Minggu (26/05/19).

"Teman2, situasi sdh kondusif shg pembatasan akses fitur video & gambar pd medsos & instant messaging difungsikan kembali. Mari senantiasa jaga dunia maya digunakan unt hal2 yg positif. Mari perangi hoaks, fitnah, info2 yg memprovokasi spt yg banyak beredar saat kerusuhan kemarin," Kata Rudiantara Menteri Kominfo melalui akun Twitternya @rudiantara_id, Sabtu 25 Mei 2019 kemarin.

Menyambut cuitan menteri kominfo tersebut, tidak sedikit netizen yang memberikan komentar yang menohok kepada kominfo. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan kepada kominfo yang membatasi medsos. Berikut bebetapa komentar netizen yang dihimpun oleh Indokator Bima.

"Medsos Di Blok, Semua Di Arahin Ke TV... Sedangkan Siaran TV Yang Bisa Di Percaya Cuman Adzan Magrib Doang," @Tanyoana

"Maaf ya saya tidak punya teman seperti bapak. Dan bodoamat!," @Septimyname

"min, suruh turun tuh majikan lu. massa gak pernah baca medsos ttg kebebasan berpendapat di negara demokrasi? kalo mau ngeblok, blok tuh media penyebar kemaksiatan yg ngerusak mental anak bangsa!! cari sndiri, jgn manja" @kepopopi9n1

"Kami sudah menggunakan untuk hal2 yg positif pak, mis : menginfokan kecurangan, pengeroyokan, pemukulan, dll.. Salah ya pak?" @Bagasbagaspati

Masih banyak lagi komentar menohok lainnya.

Seperti yang diketahui, Kemkominfo mengeluarkan kebijakan pembatasan medsos (FB,IG,WA dan Twitter) pada saat aksi demonstrasi menuntut kecurangan dalam pelaksanaan pemilu 2019. Menurut Kemkominfo, pembatasan medsos merupakan salah satu cara untuk mencegas penyebaran hoax tetkait aksi 22 Mei 2019.

Reporter: Furkan
×
Berita Terbaru Update