Notification

×

Iklan

Iklan

Mapera Nusantara Tuntut, Copot Kapolda NTB dan Kapolres Bima

Sabtu, 09 Maret 2019 | Maret 09, 2019 WIB Last Updated 2019-03-09T09:58:22Z
Ratusan massa aksi Mapera Nusantara saat unjuk rasa di Makassar
Reporter : Fhyan
Editor     : Nuni

Indikatorntb.com - Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kapolres Bima dianggap lalai dalam mengatur anggotanya. Belum lama ini, terjadi penembakan terhadap masyarakat Kabupaten Bima yang berunjuk rasa di Kecamatan Sape.

Hal tersebut dianggap Mapera Nusantara pelanggaran hukum yang kerap kali terjadi tanpa tindaklanjut yang tegas dan sampai tuntas.

Sebab itu, Jumat (8/3/19) ratusan massa aksi di Fly Over Makassar yang mengatas namakan Mapera Nusantara itu tuntut Kapolri tegakkan supremasi hukum dengan mencopot Kapolda NTB dan Kapolres Bima.

Jenderal lapangan, Rahmatullah dalam orasinya mengatakan, bahwa Kapolri harus segera ambil sikap, kembali menegakkan hukum di Indonesia. 

"Banyak pelanggaran yang terjadi, termasuk anggota kepolisian yang dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap masyarakat yang melakukan unjuk rasa," tegas Rahmatullah.

Menurut Rahmatullah, tak ada siapapun yang kebal hukum apabila melanggar. Ia mengatakan, penanggung jawab atas penembakkan di Sape itu adalah Kapolda NTB dan Kapolres Bima. 

Rahmatullah juga menyampaikan, bahwa ia bersama anggotanya akan tetap melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan tersebut tak diindahkan.

"Kami akan melakukan unjuk rasa jilid III, apabila tuntutan kami tidak diindahkan lagi," tegasnya.
×
Berita Terbaru Update