Notification

×

Iklan

Iklan

Janji IDP-Dahlan Untuk Belo Dianggap Hanya Menghibur Masyarakat, Kenapa?

Minggu, 03 Februari 2019 | Februari 03, 2019 WIB Last Updated 2019-02-03T03:52:46Z
Sejumlah warga di Kecamatan Belo sedang memperbaiki jalan rusak yang kerap menyebabkan kecelakaan pengguna jalan (Foto : masyur/indikatorntb.com)
Reporter : Mansyur
Editor      : Subhan Al-Karim 

Indikatorntb.com – Masyarakat di Kecamatan Belo Kabupaten Bima keluhkan lagi soal infrastruktur jalan raya penghubung antar Kecamatan yang kurang terperhatikan pemerintah Kabupaten Bima.

Infrastruktur jalan raya tepatnya jalan diantara Desa Renda dan Cenggu di Kecamatan Belo, disampaikan pemuda Desa Ngali, Arfan Ilyas, S.Pd cukup memprihatinkan. Rusak dan penuh dengan lumpur bahkan sering memicu terjadinya kecelakan.

"Seharusnya infrastruktur jalan raya yang ada di Kecamatan Belo diperhatikan penuh untuk mengatisipasi terjadinya kecelakaan akibat menghindari jalan yang rusak, apalagi saat ini sedang musim hujan dan potensi kecelakaan cukup tinggi," ujar Arfan.

Atas nama masyarakat Kecamatan Belo, Arfan Ilyas menilai, Bupati Bima tak harus sering menghabur-hamburkan anggaran untuk jalan-jalan keliling daerah. Seharusnya, kata dia, anggaran daerah digunakan untuk memperbaiki infrastruktur yang sudah tidak layak digunakan agar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

"Sejauh ini saya belum melihat ada perubahan yang signifikan selama Kabupaten Bima dipimpin oleh IDP-Dahlan, justru selama mereka memimpin, masyarakat terus mengeluh karena tidak adanya perhatian dari pemerintah," tutur Arfan kepada indikatorntb.com, Sabtu, (02/02).
Arfan Ilyas, S.Pd Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bali-Nusra.
Arfan mengaskan, jika dalam waktu dekat pemerintah tidak segera memperhatikan infrastruktur jalan raya yang ada di Kecamatan Belo, maka pemuda dan mahasiswa Kecamatan Belo akan memboikot akses jalan raya yang ada di Kecamatan Belo.

“Bahkan kami akan ramaikan kantor Pemda Bima menjadi lautan aksi," tegas Arfan Ilyas, S.Pd yang kini menjabat Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Badko HMI Bali Nusra itu.

Sementara itu, Arfan juga menyinggung, pada masa kampaye IDP-Dahlan yang menjanjikan infrastruktur di Kecematan Belo menjadi perhatian khusus. Ternyata, kata Arfan, semua hanya sekedar menghibur masyarakat Kecamatan Belo untuk memilih nya pada pilkada lalu.

”Kami menagih janji IDP, kalau tidak dihiraukan jangan heran saya akan mengajak masyarakat untuk menghadang ditengah jalan,” tutupnya.
×
Berita Terbaru Update