Notification

×

Iklan

Iklan

Adin Pengidap Kanker Ganas ini akan Diobati di Bali

Selasa, 29 Januari 2019 | Januari 29, 2019 WIB Last Updated 2019-01-29T16:56:46Z
Adin beserta keluarga di rumahnya, saat menerima bantuan dari sejumlah pengurus DPM STKIP Taman Siswa Bima (Foto : Umar Harun/indikatorntb.com)
Reporter : Umar Harun
Editor      : Subhan Al-Karim

Indikatorntb.com - Adin seorang anak berumur 6 tahun asal Desa Dore II Kecamatan Pali Belo Kabupaten Bima yang sedang mengidap penyakit kanker ganas di mata itu akhirnya akan diobati di Bali setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah, masyarakat dan juga bantuan dari mahasiswa.

Awalnya, beredar informasi di media, sehingga berbagai respon masyarakat muncul untuk membantu Adin anak Nurdin seorang petani itu.

Diketahui, Nurdin tidak memiliki cukup uang untuk mengobati anaknya di rumah sakit, sehingga hanya diobati secara tradisional, bahkan keluarga Nurdin pun belum memiliki kartu BPJS. Setalah mendapat bantuan dana, Adin pun bisa diperiksa dan diobati di Rumah Sakit Agung Kota Bima.

Sementara itu, disampaikan mahasiswa yang turut memberikan bantuan dana untuk pengobatan Adin, berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Bima agar terus memberikan bantuan.

“Mengingat pihak keluarga dengan keadaan stabilitas ekonominya sangat minim,” ujar Bukhari mahasiswa SKTIP Taman Siswa ini kepada indikatorntb.com, Selasa (29/01).

Bukhari, Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) SKTIP Taman Siswa ini juga mengatakan, bantuan yang disampaikannya adalah bantuan dari masyarakat Kabupaten dan Kota Bima, hasil pengalangan yang dilakukan mahasiswa dan pemuda Desa Cenggu.

"Semoga gerakan kemanusiaan yang kami bangun dan bantuan ini sedikit banyak dapat membantu keluarga Adin," tutur Bukhari.

Bukhari juga mengatakan, bahwa keluarga Adin sangat berterimakasih kepada pemerintah, masyarakat dan mahasiswa atas bantuan yang diberikan hingga ia dapat mengobati anaknya yang mengidap penyakit kanker ganas itu.

“Informasi yang kami dapat, besok akan diterbangkan ke rumah sakit Bali untuk dilakukan operasi,” tutup Ketua DPM STKIP Taman Siswa itu.
×
Berita Terbaru Update