Notification

×

Iklan

Iklan

Korban Gempa Palu Asal Bima Ini Terharu di Bantu BBC

Jumat, 16 November 2018 | November 16, 2018 WIB Last Updated 2018-11-16T14:48:25Z
Editor : Subhan Al-Karim
Babuju Care Centre (BBC) saat melakukan penyerahan bantuan sembako dan perlengkapan sekolah kepada korban gempa palu asal Bima-Dompu.
Indikatorntb.com - Komunitas Babuju terus bergerak membantu meringankan beban bagi keluarga yang mendapat musibah bencana. Di Lombok Utara, Babuju Care Centre (BCC) turunkan tiga tim pada dua waktu yang berbeda.

Dilaporkan, bahwa tim Reaksi Tanggap Darurat mulai H+2 pasca Bencana hingga H+10. Kembali lagi beberapa minggu kemudian dalam program Recovery Bencana yang dalam program Psikologi Therapy (bagian dari Trauma Healing) selama 7 hari.

Pasca itu, BCC menurunkan satu tim pada H+3 bencana gempa, tsunami dan likuifasi Palu dan Sigi Sulawesi Tengah, melalui jalur laut dari Banjarmasin.

Lanjut selama 4 hari (13-16/11) BBC melakukan Recovery Bencana dengan menyambangi warga Bima dan Dompu yang terdampak Bencana di Kota Palu dan Donggala Sulteng.

Penanggung jawab BCC, Julhaidin menyatakan, bahwa tiga anggota tim BCC terlebih dahulu tiba di Palu untuk melakukan croschek data dan menemui ketua Kerukunan Keluarga Bima, H. Suaeb dan melakukan singkronisasi Data.

Didapati bahwa, ada 9 KK asal Bima yang rumah dan isinya lenyap tertelan bencana Likuifasi pada 28 September lalu.

Salah satunya, Nurdin asal Karumbu yang tinggal di Petobo Kota Palu. Kata Julhaidin, Nurdin menyaksikan sendiri bagaimana rumahnya ditelan oleh Bumi saat bencana gempa itu.

Sementara akibat tsunami, rumah rata dengan tanah, yang tersisa hanya bantalan dan dasar rumah. Wariaman, suami dari Masriani asal Sape Bima. Mereka tinggal berdua di Tiwani Kecamatan Kanantofea Kabupaten Donggala.

Sementara anak semata wayang mereka sedang di Malang untuk kuliah. Mereka baru tahu jika rumahnya rata dengan tanah dan tak menyisahkan apapun keesokan harinya setelah gempa.

Pada kesempatan ini, BCC menyerahkan bantuan sembako bagi 43 KK Warga Bima dan Dompu yang berdampak langsung dengan bencana ini. Baik yang dari Donggala, Sigi maupun Kota Palu itu sendiri.

Selain itu, BCC juga menyerahkan bantuan tas dan perlengkapan sekolah untuk 18 anak SD dan SMA dari Pasutri yang berasal dari Bima dan Dompu korban Bencana Palu.

Bantuan tersebut kata Julhaidin, di keterangan tertulis yang diterima indikatorntb.com, yaitu berasal dari donasi ARPMAS (Asosiasi Remaja Peduli Masalah Sosial) dari Kabupaten Sumba Barat Daya NTT. Karang Taruna Bintang Laut Kelurahan Tanjung -Kota Bima, dan donasi perseorangan yang diterima oleh BCC dalam sebulan terakhir.

"Bantuan yang diterima berupa Sembako (Minyak Goreng, Gula, Perlengkapan mandi, kebutuhan dapur harian dan Beras masing-masing 5 kg). Disamping itu ada juga bantuan Tas sekolah dan perlengkapan sekolah (Buku Tulis, Buku Gambar, Pensil Warna, pencilbox dan botol air minum khusus). Ada 18 Paket yang kami serahkan," ungkap Julhaidin Jum'at (16/11/2018).

Penyerahan dilakukan secara Simbolis dikediaman ketua (KKB) Palu, yang disaksikan oleh beberapa perwakilan korban yang hadir, baik dari Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kota Palu sendiri.

H. Suaeb merasa bangga dan terharu. Dinyatakannya, baru BCC yang membawa Bantuan seperti ini khusus untuk warga Bima Dompu di Palu melalui KKB Palu.

"Belum ada pihak manapun dari Bima, baik dari pemerintah maupun lembaga lainnya yang khusus datang seperti ini. Sehingga membuat saya terharu, bukan soal besar kecilnya bantuan tapi lebih pada kepeduliannya, minimal menghibur kami," ungkap H. Suaeb korban bencana gempa Palu asal Bima itu.

Penanggung Jawab BCC yang biasa disapa Rangga Babuju ini juga menyampaikan, salam hormat dari keluarga di Bima dan terkhusus para donatur, mereka menitip pesan untuk selalu sabar dan tabah dalam menghadapi kehidupan pasca Bencana dan berdoa agar bisa segera bangkit kembali.
×
Berita Terbaru Update