Notification

×

Iklan

Iklan

Ternyata, Gempa Lombok Juga Berdampak pada Status Gizi dan Kesehatan

Selasa, 16 Oktober 2018 | Oktober 16, 2018 WIB Last Updated 2018-10-18T11:29:40Z
Editor : Subhan Al-Karim
Suasana pertemuan teknis lintas sektor dalam rangka koordinasi penanganan gizi bayi, balita di situasi bencana gempa NTB bertempat di Pendopo Gubernur bagian Timur, Mataram (Foto : Biro Humas Protokol NTB).
Indikatorntb.com - Bencana gempa bumi yang melanda NTB berdampak kepada kondisi status gizi dan kesehatan, terutama yang paling rawan, bayi dan anak balita.

Hal tersebut disampaikan istri Gubernur NTB Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, menurutnya hal itu karena perawatan dan pemberian makan bayi dan anak yang kurang mendapat perhatian.

Sehingga, hal tersebut kata ketua TP PKK Provinsi NTB ini, menjadikan kontribusi peningkatan penyakit dan kematian pada bayi dan balita.

Menurut Hj. Niken, untuk mengantisipasinya perlu upaya komprehensif untuk melindungi anak-anak sebagai generasi masa depan.

"Kita harus berkontribusi agar kita tidak kehilangan generasi yang akan datang, sebagai penerus kita,” ujar Hj. Niken, Selasa (16/11) pada pertemuan teknis lintas sektor dalam rangka koordinasi penanganan gizi bayi balita di situasi bencana gempa yang dikutip dari Biro Humas Protokol NTB.
Dalam peretemuan di Pendopo Gubernur itu, Hj. Niken juga imbau untuk mempromosikan dan mengkampanyekan keutamaan pemberian ASI serta makanan pendamping ASI yang tepat waktu, aman dan berkualitas.

Pertemuan yang dihadiri kepala Badan Pendapatan Daerah, kepala Dinas Sosial, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Plt kepala Dinas Kesehatan, relawan, SKPD NTB terkait, dan ketua TP PKK Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Besar dan Sumbawa Barat tersebut, Hj. Niken mengatakan, hal tersebut juga menjadi salah satu strategis yang dirasa cukup baik.
×
Berita Terbaru Update