Notification

×

Iklan

Iklan

Aktivis Senior NTB Angkat Bicara Soal Terapan Demokrasi Indonesia

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 19.02.00 WIB
Editor : Subhan Al-Karim 

Sugianto Datumirata, aktivis senior Mataram NTB
Indikatorntb.com – Dalam mewujudkan sistem demokrasi yang matang di Indonesia, catatan sejarah, pemuda selalu berperan aktif.

Kini, melihat terapan sistem demokrasi Indonesia, seorang aktivis senior Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali angkat bicara.

Aktivis mahasiswa pasca sarjana (S2) Universitas Mataram (Unram) Sugianto Datumirata mengatakan, sistem demokrasi sudah cacat dalam terapannya di Indonesia.

Sebab menurut alumni Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) ini, ketika menjelang datang tahun politik, keberagaman dan persatuan Indonesia justru diciderai dengan konflik antara tim bahkan antar individu, karena adanya perbedaan pilihan calon pemimpin dari tingkat desa hingga pemimpin negara.

“Terapan demokrasi sudah berefek fatal pada masyarakat. Tidak lagi bicara soal argumentasi, inovasi, ide dan gagasan,” tutur Sugianto yang juga menjabat ketua dewan pertimbangan Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) Wilayah Nusa Tenggara (Nusra) ini.
Ia melanjutkan, “masyarakat yang berbeda pilihannya sudah saling baku hantam. Ini atas dasar calon pejabat tidak mampu menciptakan praktek politik yang ilmiah”.

Bahkan, menurut Sugianto, hari ini para calon pemimpin dan pemimpin yang menjabat pun terkesan tidak lagi bicara kepentingan masyarakat dan derita rakyat.

“Terapan sistem demokrasi di Indonesia sudah cacat oleh pejabat yang haus kekuasaan,” tegas Sugianto Datumirata kepada Indikatorntb.com di Mataram (Ded).
×
Berita Terbaru Update