Notification

×

Iklan

Iklan

Jokowi Pasti Kalah

Sabtu, 08 September 2018 | September 08, 2018 WIB Last Updated 2018-09-08T08:25:16Z
Jokowi (foto : Indonesia Syiar)
Indikatorntb.com- Jokowi pasti kalah di Pilpres 2019. Mana mungkin dia menang? Dia itu antek asing, suka mendzolimi ulama dan tidak pro rakyat pula . Itu kesalahan fatal bagi seorang Jokowi. Karenanya pasti semua rakyat  Indonesia tidak akan mencoblos gambarnya saat pemungutan suara.

Udah antek asing, dituduh PKI, tukang dzolimi ulama pula. Kalau Indonesia sekarang menjadi lebih baik dan tertata, tikus-tikus korup dipenjarakan, sungai-sungai dibersihkan, birokrasi dipotong, kalangan tertentu bebas Pajak Bumi dan Bangunan, tak sedikit orang tertolong oleh program pendidikan dan kesehatan yang digalakkan, marbot-marbot berangkat umrah atau haji, menjenguk rakyat-rakyat yang tertimpa bencana alam, sering datangi tanah Papua yang sebelumnya tidak dilirik oleh pemerintahan sebelumnya, pembangunan infrastruktur  yang semakin meningkat, dan masih banyak lagi yang tidak bisa dituliskan di sini. Iya, pasti itu cuma cari muka karena mau Pilpres, memanfaatkan posisinya sebagai petahana.

Jangan gusar, jangan gerah... Jokowi pasti kalah. Lihatlah betapa kampanye dilakukan besar-besaran dan gegap gempita baik di masjid-masjid, di depan ka'bah, media promosi mainstream maupun media sosial, tentang larangan memilih Jokowi sebagai presiden lagi. Para ulama bersatu padu mengajak jamaahnya untuk memilih pasangan yang tidak dzolim terhadap ulama. Hanya Prabowo-Uno yang halal dipilih, alih-alih  memilih pasangan Jokowi-Amin yang haram, sebagaimana makanan mengandung babi.

Ormas-ormas dan kelompok keagamaan juga gencar membuat web, meramaikan medsos dan memproduksi meme-meme mendukung misi suci ini. Tak terhitung lagi berapa web berbau keagamaan dibuat dan diisi dengan postinganpostingan yang kadang isinya hoax dan fitnah atau berita lama belasan tahun lalu lantas digoreng kembali untuk menyudutkan Jokowi. Hoax dan fitnah bagi mereka tidak masalah. Itu bagian dari jihad suci. Orang berjihad kelak di surga akan ketemu 72 bidadari.

Salah satu meme yang tersebar luas adalah #2019gantipresiden, tandanya Jokowi tidak boleh dipilih lagi. Jadi siap-siaplah untuk kalah, Wahai Jokowi!

Lupakan prestasi-prestasi yang telah kau raih selama menjabat. Kamu itu Jokowi, itu kesalahan terbesarmu. Kau yang pencitraan dengan hadirmu di daerah-daerah terpencil, kau yang tidak komunikatif dalam berinteraksi, kau yang tidak bisa bahasa inggris dengan lugas.
Yang belakangan ini adalah digerakkannya massa terutama emak-emak diberbagai daerah untuk berdeklarasi #2019gantipresiden.

Emak-emak terutama, yang akhir-akhir ini genit terhadap sosok Uno sebagai pendamping Prabowo di Pilpres 2019. Emak-emak katanya tidak suka yang kurus krempeng, mau yang bodynya bagus dan bugar. Emak-emak sekarang bukan seperti emak-emak saat saya masih SD. Sekarang emak-emak udah gencar berpolitik genit-genit. Makanya kau Jokowi pasti kalah. Karena bodymu tak seperti bodynya Uno. Tentu saja kelompok di luar emak-emak, bapak-bapak misalnya, pasti akan menuruti kemauan emak-emak, sebab emak-emak lah yang berkuasa dalam rumah tangga. Jika bapak-bapak menolak maka siap-siap tidak dapat jatah. Hehehe...

Tanpa deklarasi #2019gantipresiden pun, Jokowi sudah pasti kalah. Lihat saja, ketika Capres lain mengumpulkan massa, memberikan orasi yang keren seperti pidato Bung Karno, Jokowi hanya jalan-jalan ke kampung-kampung kayak pengangguran kurang kerjaan. Bahkan ketika dia melihat kampung-kampung yang luluh lanta karena bencana, bawaannya pengen pencitraan aja. Siapa mau punya presiden tukang pencitraan? Gak ada, kan?

Maka dengan melihat berbagai kenyataan yang ada, Jokowi pasti kalah, bahkan lebih hina dari itu: mungkin kotak suaranya akan kosong melompong.

Penulis : Uswatun Hasanah
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Universitas Pendidikan Ganesha. 
×
Berita Terbaru Update