Notification

×

Iklan

Iklan

Peduli Lombok, Kepma Bima Yogyakarta Terjun Langsung Lakukan ini

Selasa, 07 Agustus 2018 | 22.33.00 WIB
Foto : M. Akher Sekjen KEPMA Bima - Yogyakarta saat menemui warga.
Indikatorntb.com - Keluarga Pelajar Mahasiswa (Kepma) Bima Yogyakarta turun langsung melakukan penggalangan dana di berbagai titik di Daerah Istimewa Yogyakarta, aksi penggalangan dana ini di inisiasi dengan tema peduli Lombok NTB.

M. Akhir sekjen Kepma Bima Yogyakarta turun langsung ke lokasi bencana Gempa Bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat. Selain melakukan riset dan penyaluran logistik Sekjen Kepma yang biasa disapa Akher itu melakukan terapi mental terhadap warga yang masih trauma.

Terapi mental dilakukan pada sebuah Dusun Serungga, desa Persiapan Slelos, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Dusun ini merupakan dusun terpencil di desa Persiapan Slelos Kec. Gangga Lombok Utara.

"Tujuan dari terapi mental ini, untuk mengembalikan kecerian mereka dan tetap tabah terhadap musibah yang menimpa. Walau demikian, kami mengajak mereka untuk tetap selalu waspada, berdoa, dan tenang terhadap semua yang sudah terjadi, karena ini semuah hanya pemberian Allah yang tak seberapa dibandingkan ketika kiamat nanti," tutur Akher.

Menurutnya, logistik adalah hal yang paling penting untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah di Lombok, namun mental semangat dan ketenangan juga harus dikembalikan, karena memang mereka sangat trauma dan shok atas bencana Gempa Bumi tersebut.

"Trauma dan shok yang mereka alami ialah karena Gempa yang selalu hadir dengan tiba-tiba, bahkan 1 hari bisa dihitung ratusan kali gempa kecil, belum lagi rumah-rumah mereka yang sudah roboh dan ratah dengan tanah," lanjutnya.

Bapak suryadi selaku kepala Dusun berharap, bantuan segerah datang, terutama tenda, obat-obatan dan sembako.

Menurut uraian bapak kepala Dusun, warga yang mengalami luka ringan 2 orang darip jumlah kk 99 orang dan jumlah penduduk 250 orang wajib pilih. Didusun tersebut ada sekitar 8 posko yang seharusnya untuk menampung, tapi karena keterbatasan terpal, mereka hanya membangun 2 tenda dari 2 terpal.

Rencananya juga Kepma Bima Yogyakarta akan membuka Posko Tanggap Cepat (PTC) di Lombok, guna mempermudah penyaluran terhadap korban Gempa Bumi tersebut. Dengan cara kerjasama dengan teman-teman mahasiswa Bima yang ada di Lombok.

Kebutuhan mendesak mereka saat ini :
1. Air bersih
2. Terpal
3. Sembako
4. Obat obatan
5. Selimut
6. Pakaian
8. Tali buat ikat
9. Susuh buat anak-anak

Reoorter : Taufiq
×
Berita Terbaru Update