Notification

×

Iklan

Iklan

Menindaklanjuti Peristiwa 2 Mei Kemarin, Mahasiswa Siap Konsolidasi Massa

Jumat, 04 Mei 2018 | Mei 04, 2018 WIB Last Updated 2018-09-14T19:57:35Z
Foto : Seorang mahasiswa ketika diamankan oleh pihak kepolisian.
Indikatorntb.com - Aksi memperingati Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional, Font Mahasiswa dan Rakyat, yang tergabung dalam eksekutif LMND kota Bima, KMLB, Ikatan Mahasiswa Said, Himpunan Mahasiswa Bima. Melakukan aksi mulai dari STISIP menuju cabang 4 (empat) lampu merah gunung dua, setelah itu menuju DPRD Kabupaten Bima. Sampai di depan kantor DPRD kabupaten Bima, mereka berorasi lebih kurang selama 2 jam, Jum'at (4/4/2018).

Fikrin sebagai Korlap menuturkan, beberapa pernyataan dan himbauan dalam menyikapi kejadian pasca demo yang berakhir dengan ricuh pada tanggal 2 Mei kemarin.

"Karna tidak direspon oleh anggota DPRD Kabupaten Bima, kami menarik masa aksi melanjutkan rute aksi yang ke 3 menuju Pemerintah Kota Bima, tetapi kemudian para masa aksi dihadang pihak Kepolisian, di mana spanduk di barisan depan direbut oleh pihak Kepolisian," katanya.

"Tindakan ini memancing emosi masa aksi karena tindakan kepolisian yang memprovokasi keadaan dalam gerakan itu, sehingga terjadilah aksi caos dorong antara mahasiswa dan pihak Kepolisian yang berunjung jatuhnya korban luka dan beberapa Mahasiswa di tahan di Polres Bima Kota," ujar Fikrin Korlap aksi saat di hubungi via telephone oleh Indikator NTB News.

Fikrin juga menyampaikan, akan melakukan konsolidasi masa atas provokasi yang di lakukan oleh pihak Kepolisian Bima Kota.

"Kami akan melanjutkan aksi ini, karena kita berawal dari gerakan front telah merapat kembali untuk menyikapi persoalan ini. Tentunya yang jelas kita tetap akan melanjutkan gerakan untuk mendorong bagaimana kemudian kejadian-kejadian seperti ini tidak terjadi kembali sesuai UDD 1945," tambahnya.

"Hari ini kita rapat untuk Front untuk memusyawarahkan demi menindaklanjuti kejadian kemarin, kenapa kemudian gerakan ini tetap di lanjutkan? karena ditakutkan tindakan-tindakan seperti ini dibiarkan, takutnya nanti itu akan merusak dari pada demokrasi di Indonesia, dan dikhawatirkan akan terjadi lagi hal yang serupa," lanjutnya.

Kemudian Fikrin juga mangajak seluruh LSM ataupun seluruh mahasiswa yang ada diseluruh Kab. Bima dan Kota Bima untuk melakukan aksi lanjutan yang akan di selenggarakan besok hari Senin.

"Kami mengundang OKP seluruh Kabupaten dan Kota Bima. Organisasi yang kami undang pada aksi selanjutnya dari organisasi Nasional yang ada di Kota dan Kabupaten Bima. Untuk sama-sama melanjutkan gerakan itu, menuntut kepada Rezim Jokowi-JK, untuk menghentikan tindakan resversitas Pemerintah yang ada di Kaputan Bima dan Kota Bima," jelasnya.

"Kita juga mengecam tindakan aparat aparatur negara yang terlalu arogansi menanggapi apa yang terjadi dilapangan kemarin itu," tegasnya fikri.

Jurnalist : Safran
Editor      : Ginanjar Gie
×
Berita Terbaru Update