Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua Umum KMP NTB-Jakarta Kecam dan Desak PT. Amanitama Pulangkan TKW dari Arab

Minggu, 13 Mei 2018 | Mei 13, 2018 WIB Last Updated 2018-05-13T07:47:58Z

Indikatorntb.com - Mengikrarkan Janji adalah bagian dari sebuah hutang moral yang harus dibayar dan ditepati dengan apa yang telah diucapkan sehingga bukan hanya sekedar omong kosong belaka. Ketika seseorang telah berjanji maka wajib hukumnya untuk merealisasikannya dan apabila janji itu tak mampu lagi untuk dilaksanakan maka bentuk dari ucapan tersebut adalah kebohongan yang menyesatkan diri pribadi dan merugikan orang lain.

Sebagaimana janji saudari calo/sponsor Mery dan pak Ali melalui PT AMANITAMA, Sering kita temui banyak berita di media cetak ataupun elektronik dan bahkan informasi langsung dari pihak korban di negara-negara tujuan mengenai kondisi ketenaga kerjaan Indonesia terutama TKW asal NTB yang bekerja di luar negeri. Dan telah di janjikan oleh pihak calo/sponsor yang sempat dilontarkan beberapa waktu lalu menyatakan bahwa akan segera pulangkan saudara-saudara kita yang menjadi TKW diluar negeri tetapi sangat disayangkan bahwa sampai saat sekarang ini belum ada kejelasan terkait informasi selanjutnya.

Sungguh ironis janji yang sempat di janjikan oleh pihak calo/sponsor tersebut sehingga semua itu hanyalah pembohongan publik.

Ketua umum KMP NTB-jakarta Johan Jauhari menyatakan kepada saudari yang biasa disapa dengan sebutan Nur, Uty dan Mery sebagai pengarus calon/sponsor, saya masih meragukan kepada pihak mereka dan apakah memiliki legalitas surat tugas dari PPTKIS dan surat rekomendasi perekrutan yang dikeluarkan oleh Dinsosnakertrans setempat dan ditanda tangani oleh kepala dinas.

Jika benar memiliki legalitas surat tugas dan apakah dokumen asli TKW di serahkan kepada pihak keluarga di rumah untuk disimpan dengan baik? jika tidak? Bisa di pastikan agent ketenaga kerjaan di anggap ilegal dan modal nekat saja. Dan akhirnya terbukti memberatkan orang-orang yang kurang terlatih dan paham akan industri yang mereka geluti dan resiko-resikonya sebagaimana calon tenaga kerja yang konon katanya di tempatkan di salah satu PT AMANITAMA BERKAH SEJATI.

Jadi PT ini sudah habis masa kontrakan beberapa bulan yang lalu, namun calon tenaga kerja di tempatkan di rumah pribadi calo/ sponsor saudara Ali yang alamatnya belum kami temui.

Johan mengatakan, informasi yang di dapatnya melalui pernyataan dari SITI SABARIA BT A-LATIF bernomor urut 9040 & ENDANG SURYATI BT SUAEB bernomor urut 9150 dengan nama PT yg sama bahwa hampir satu setengah tahun di sana, hanya di iming-imingkan upah yang cukup menggiurkan dengan nilai angka yang fantastis sehingga jalan itulah ketenaga kerja Indonesia berfikir agar dapat membiayai kebutuhan sehari-harinya.

Akibat desakan hidup, kebutuhan keluarga, sekolah anak dan minimnya lapangan kerja di daerahnya masing-masing. Sehingga akhirnya mereka berujung sengketa, menderita dan atau mengalami malapetaka di negeri orang.

Saya Meminta kepada pihak PT dan pemerintah Indonesia yang notabennyae BNP2TKI, Dit. PWNI BHI dan KEMENLU tersebut Segera di pulangkan ketenaga kerjaan Indonesia dengan selamat di tanah kelahirannya di BIMA NTB yang berasal dari negara timur tengah tepatnya TKW berada di saudi KBRI Riyadh Sarikahnas manfaweer Eksit 9 dan keabsahan PT AMANITAMA BERKAH SEJATI segera di cabut. Apabila tidak di indahkan permintaan kami selaku pengurus KMP NTB-Jakarta maka kami akan menuntut menindak lanjuti proses hukum yang ada.

Penulis : Johan Jauharin
×
Berita Terbaru Update