Notification

×

Iklan

Iklan

Waspada! Inilah 10 Kasus Penyakit Terbanyak yang Pernah Dialami Oleh Masyarakat di NTB

Minggu, 08 April 2018 | April 08, 2018 WIB Last Updated 2018-09-16T19:16:14Z
Ilustrasi (foto : penkes)
Indikatorntb.com – 10 jenis penyakit terbanyak yang pernah dialami oleh Jutaan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016 lalu menimbulkan 1.123.608 kasus. 10 kasus penyakit yang dimaksud adalah, Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan bag atas, Penyakit lain pada saluran pernafasan bag atas, Penyakit Tekanan Darah Tinggi, Penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat, Gastritis, Penyakit Kulit Infeksi, Common Cold, Penyakit Kulit Alergi, Diare (termasuk tersangka Kolera) dan penyakit observasis febris, Minggu (08/04/18).

Menurut data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirilis pada tahun 2016 menyatakan bahwa, jumlah kasus setiap jenis penyakit paling sedikit 29.044 kasus dan paling banyak 95.770 kasus. Berikut data statistiknya :

1. Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan bag atas : 248.974 kasus.
2. Penyakit lain pada saluran pernafasan bag atas : 54.184 kasus.
3. Penyakit Tekanan Darah Tinggi : 48.959 kasus.
4. Penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat : 29.044 kasus
5. Gastritis : 95.770 kasus.
6. Penyakit Kulit Infeksi : 91.671 kasus
7. Common Cold : 73.160 kasus.
8. Penyakit Kulit Alergi : 72.377 kasus.
9. Diare (termasuk tersangka Kolera) : 63.095
10. Observasis febris : 48.374

Total keseluruhan : 1.123.608 kasus.

Berikut penjelasan 10 jenis penyakit yang dimaksud diatas sebagaimana yang dilansir dari alodokter.com :
1. Infeksi saluran pernapasan akut atau sering disebut sebagai ISPA adalah infeksi yang mengganggu proses pernafasan seseorang. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernafasan), atau bahkan paru-paru.
ISPA menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian.

2. Infeksi saluran pernapasan atau respiratory tract infections adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan manusia. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri atau virus. Ada dua jenis infeksi saluran pernapasan berdasarkan letaknya, yaitu infeksi saluran pernapasan atas dan bawah.

3. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah.

4. Gangguan jaringan ikat ini disebut dengan campuran karena terdapat beberapa penyakit jaringan ikat yang diderita secara bersamaan. Dokter akan mendiagnosis seseorang menderita penyakit jaringan ikat campuran bilamana mengalami gejala seperti campuran dari beberapa penyakit, antara lain lupus, scleroderma, polymyositis atau dermatomyositis, dan rheumatoid arthritis.
Terdapat lebih dari 200 penyakit atau kondisi yang menunjukkan kelainan pada jaringan ikat. Untuk menentukan seseorang terkena penyakit jaringan ikat yang mana, maka sebaiknya melibatkan dokter.

5. Gastritis adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, gastritis dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahan-lahan).

6. Kulit merupakan lapisan terluar tubuh kita yang berfungsi melindungi otot, jaringan, tulang, dan organ. Infeksi pada kulit umumnya disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Mereka yang menderita infeksi kulit bisa merasakan gejala yang beragam pada kulitnya dengan atau tanpa disertai gejala pada bagian tubuh yang lain. Misalnya seseorang yang tubuhnya terdapat cacar akan dipenuhi bintik-bintik berair disertai sakit kepala, nyeri otot, atau demam.

7. Common cold adalah penyakit dengan kumpulan gejala seperti batuk, pilek, panas, nyeri tenggorokan yang diakibatkan oleh infeksi saluran pernapasan atas oleh virus. Penyebab infeksi virus sangat banyak, lebih dari 100 macam virus yang menyebabkanya, misal seperti influenza, rhinovirus, dll. Pada umumnya common cold atau flu yang disebabkan oleh virus tidak berbahaya dan akan sembuh sendiri dengan daya tahan tubuh yang kuat.

8. Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

9. Kolera adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi akibat diare parah. Penularan kolera biasanya terjadi melalui air yang terkontaminasi. Jika tidak segera ditangani, kolera dapat berakibat fatal hanya dalam beberapa jam saja. Sementara Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu.

10. Febris adalah istilah medis untuk menggambarkan demam atau peningkatan suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celsius. Sebenarnya, demam merupakan pertanda bawah sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi, baik akibat virus, bakteri, ataupun parasit. Demam bukanlah penyakit, melainkan gejala yang sering menyertai penyakit tertentu. Demam akan menghilang setelah penyakit yang mendasari tertangani.

Reporter : Furkan AS
Editor     : Fuad D Fu
×
Berita Terbaru Update