Notification

×

Iklan

Iklan

Minimnya Pengetahuan Mahasiswa Teknik Elektro

Sabtu, 07 April 2018 | April 07, 2018 WIB Last Updated 2018-04-07T02:01:48Z
Foto : Penulis
"Apa penyebab kamu mengambil jurusan teknik elektro?"
"Karena lulusan teknik elektro sangat berpeluang menghasilkan gaji yang sangat tinggi."
"Memangnya apa saja yang dipelajari pada jurusan tersebut?"
"Waduh kalau itu saya kurang mengerti juga ya, yang penting jalani saja dulu kuliahnya,"

Itulah salah satu percakapan saya dengan mahasiswa elektro yang pernah saya alami saat hendak berangkat kuliah.

Minimnya pengetahuan mahasiswa teknik elektro tidak lepas dari alasan mengapa mahasiswa mengambil jurusan tersebut. Ada beberapa alasan mengapa mahasiswa mengambil jurusan teknik elektro diantaranya adalah dengan tertariknya gaji tinggi yang diberikan perusahaan terhadap pekerja dari teknik elektro.

Siapa yang tidak tertarik dengan pekerjaan yang memiliki gaji tinggi? tentu siapa saja menginginkannya. Namun perlu diketahui bahwa sebenarnya perusahaan memberikan gaji terhadap masing masing karyawannya sesuai dengan tanggung jawab dan resiko yang berbeda-beda. Ada juga mahasiswa yang mengambil jurusan teknik elektro dikarenakan peluang untuk menjadi pekerja di sebuah perusahaan sangatlah tinggi. Padahal kenyataannya hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar.

Terdapat sebuah proses ketika seseorang yang melamar bekerja disebuah perusahaan untuk dapat diterima. Para pelamar akan menjalani serangkaian tes agar nantinya dapat lolos dan diterima sebagai pekerja. Mulai dari seleksi administrasi, tes aptitude, tes akademis, bahasa inggris, tes psikologi, tes kesehatan, dan tes wawancara sebagai akhir dari tes seleksi calon pekerja dari sebuah perusahaan. Tes tersebut tidaklah mudah mengingat banyaknya pelamar yang gagal pada tiap tiap seleksi yang telah diadakan.

Dari penjelasan diatas dapat diartikan bahwa jurusan teknik elektro memiliki peluang tinggi untuk menjadi pekerja tidaklah benar. Yang lebih parah lagi adalah terdapat mahasiswa yang mengambil jurusan teknik elektro dikarenakan pada saat proses transisi dari siswa menjadi mahasiswa dipaksa oleh orang tuanya.

Mereka menyuruh anaknya untuk mengambil jurusan disalah satu fakultas teknik. Apapun jurusan tersebut, yang terpenting adalah berkaitan dengan teknologi. Padahal jika dilihat dari sisi keakademisan tiap-tiap orang, bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan dibidang ilmu eksak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada sebagian orang yang mengambil jurusan di fakultas teknik terutama teknik elektro atas dasar paksaan tidak akan mengerti apa yang dipelajari semasa kuliahnya.

Karena hal seperti itulah mengapa banyak dari mahasiswa teknik elektro yang sangat sedikit sekali pengetahuannya mengenai jurusannya. pernahkah anda mengalami hal tersebut? Hal tersebut tidaklah sepenuhnya salah. Namun jika hal tersebut anda alami, dapat dipastikan bahwa anda mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran semasa kuliah.

Banyak dari mahasiswa elektro yang semasa kuliah hanya terbuai impian karena memiliki peluang kerja dan dengan gaji yang tinggi, namun melupakan esensi dari kuliah itu sendiri sehingga mereka hanya akan mendapat sepucuk surat kelulusan yang diberikan oleh rektor universitas didepan keramaian sarjana lainnya.

Teknik Elektro mempelajari pemanfaatan gejala-gejala alam terutama sifat-sifat elektron yang disebut dengan kelistrikan yang kemudian diaplikasikan dalam hubungannya dengan teknologi, termasuk juga hubungannya dengan fungsi listrik itu sendiri. Dalam bidang studi Teknik Elektro, selain mempelajari ilmu-ilmu dasar untuk rekayasa (meliputi Matematika, Fisika, dan Kimia) mahasiswa juga akan mempelajari landasan pengetahuan teknologi kelistrikan mencakup tentang energi, informasi, dan isyarat. Di beberapa perguruan tinggi, Teknik Elektro dibagi atas 2 bagian yaitu Arus Kuat dan Arus Lemah.

Konstentrasi arus kuat merupakan rumpun dari ilmu eksakta dan ilmu pengetahuan alam yang bertujuan untuk mempelajari, mengembangkan dan mengaplikasikan gejala dan manfaat energi listrik kedalam kehidupan kita. Dimana mahasiswa yang mengambil konsentrasi ini akan menghadapi berbagai mata kuliah seperti instalasi listrik, pembangkit tenaga listrik, dan lain sebagainya.

Adapun mata kuliah Instalasi listrik membahas tentang peraturan peraturan tentang instalasi listrik serta peralatan peralatan pendukung untuk dilaksanakannya instalasi listrik. Peralatan instalasi listrik yang dimaksud adalah alat-alat yang dipergunakan dalam pemasangan instalasi listrik oleh para instalator agar pemasangan menjadi baik, rapih dan menjamin keselamatan baik pada pekerja maupun pada pemakai listriknya.

Mata kuliah pembangkit tenaga listrik mempelajari tentang bagaimana mengubah energi yang berada di alam menjadi energi listrik dengan cara mengubah energi primer yang berada di alam menjadi energi mekanik yang selanjutnya diubah menjadi energi listrik melalui generator yang terhubung dengan turbin melalui poros turbin. Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan diajarkan beberapa macam pembangkit listrik dari berbagai macam energi primer yang berbeda beda seperti air, angin, dan gas.

Konsentrasi arus lemah atau yang sering disebut sebagai elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya.

Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi. Konsentrasi arus lemah atau elektronika sendiri memiliki berbagai mata kuliah yang berkaitan seperti rangkaian digital, elektronika daya, plc(programmable logic control), dan lain sebagainya.

Terlepas dari profil singkat jurusan teknik elektro tersebut, sudah sepatutnya mahasiswa mengetahui lingkup jurusan yang diembannya. Satu hal yang perlu diingat oleh seorang mahasiswa bahwa tidak ada orang yang sukses tanpa melalui sebuah proses.

Bahkan seorang ilmuwan Nikola Tesla dapat berhasil dikarenakan proses belajar saat mengikuti jejak seniornya T. Alfa Edison.

Tidak seperti mahasiswa dengan sekadar impian yang menunjukan minimnya sebuah pengetahuan, seperti hanya ingin menjadi pekerja dengan gaji tinggi dan lain sebagainya tanpa melalui sebuah proses. Seakan berharap sebuah jurusan yang menentukan kesuksesan seseorang, namun orang itu sendirilah kunci dari sebuah kesuksesan. Maka dari itu mahasiswa harus terus belajar ,belajar, belajar dan belajar agar tidak menjadi mahasiswa yang minim pengetahuan.

Penulis : Ardika Rizkian Nurrhamat

×
Berita Terbaru Update